Blogger by Bocah_Spiorad

Senin, 09 April 2012

Rumah Kedua

Mungkin ini saat-saat terakhir aku & mereka untuk bertemu. Bercanda gurau bersama, merasakan kesengsaraan, & berbagai macam suka duka bersama. Kami sudah seperti keluarga didalam kebersamaan yang telah terajut selama 4 tahun ini. Di dalam ruangan yang hanya berukuran 4 x 5 meter itu, membuat ikatan kami menjadi erat. Di sana, dimana tempat kami tidur, makan, bahkan sakit pun kami tanggung bersama. Tertawa bersama, bergurau, sedih, bahkan bertengkar di tempat yang kami sebut rumah kedua itu. Saat disana, waktu seakan tidak terasa berlalu. Silih berganti orang-orang yang hilir mudik masuk ke tempat itu. Di tempat itu lah kutemukan persahabatan yang seakan membuat kami sebagai keluarga. Ditempat itu juga aku menemukan berbagai macam cinta dan kasih yang belum pernah aku temukan saat bersama dengan temanku yang lain. Kegembiraan itu hanya akan berlalu hanya dalam beberapa bulan ini. Karena masa kami di perkuliahan akan berakhir. Kenapa harus ada perpisahan disaat kekeluargaan ini telah terajut lama ? & Kenapa harus ada perpisahan disaat kesolitan ini mulai terasa indah ? . Kenapa ini tidak terjadi dari dulu. Kenapa harus diakhir perkuliahan ini baru terjadi seperti ini ?. Tapi aku hanya bisa mengatakan terimakasih kepada kalian teman, sahabat, adik, abang, & kakak-kakakku. Karena telah diberi izin untuk dapat masuk kedalam ruangan yang telah menjadi rumah kedua kita. Mungkin bagi sebagian orang yang tidak tahu apa-apa. Ruangan itu hanya diisi oleh orang-orang yang hanya bisa bermain, bersantai-santai, bahkan hanya sebuah icon kampus penting yang tidak tahu apapun. Hanya orang-orang yang mencari keeksisan di dunia perkuliahan saja. Biarlah orang mau bilang apa. Mereka tidak tahu bagaimana kinerja kita yang ada di dalam ruangan itu. Mereka tidak tau suka dukanya kita yang kita lalui didalam ruangan itu. Mereka hanya bisa menghujat kita tanpa tahu apa yang kita kerjakan. Terimakasih Ya Tuhan, karena engkau telah mempertemukan aku dengan orang-orang ini. Aku banyak belajar setelah aku bertemu dengan orang-orang ini. Terimakasih kepada kalian yang telah menerima aku apa adanya. Aku takkan pernah melupakan kenangan yang telah kita buat didalam ruangan kecil itu. Mungkin dengan tulisan ini aku dapat mencurahkan rasa terimakasihku kepada kalian. Terimakasih.